Home / BERITA POTO / Polsek Pugung Limpahkan Tiga Tersangka Pencabulan Terhadap Anak ke Kejaksaan

Polsek Pugung Limpahkan Tiga Tersangka Pencabulan Terhadap Anak ke Kejaksaan

TANGGAMUS – Dua tersangka pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial IR (20), TL (21) dan AN (27) dilimpahkan Polsek Pugung Polres Tanggamus ke Kejaksaan Negeri Cabang Talang Padang, Rabu (26/02/2020) siang.

Sebab berkas ketiga tersangka merupakan warga Pekon Sumanda, Pugung Kabupaten Tanggamus itu telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kapolsek Pugung Polres Tanggamus Ipda Okta Devi, SH mengatakan pelimpahan berdasarkan surat P21 JPU Cabjari Tanggamus di Talang Padang tanggal 26 Februari 2020.

Menurutnya, pelimpahan itu sesuai dengan ketentuan pasal 8 ayat 3 (b), pasal 138 ayat (1) dan pasal 139 KUHAP, penyidik menyerahkan tanggungjawab tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan.

“Tiga tersangka berikut barang bukti pencabulan terhadap anak dibawah umur itu, kami limpahkan tadi siang pukul 13.00 Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Lanjutnya, atas pelimpahan tersebut tugas penyidikan di Polsek Kota Agung telah selesai, perkembangan selanjutnya agar berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan.

Ipda Okta Devi menjelaskan, sebelumnya ketiga tersangka ditangkap dalam dua laporan polisi di Polsek Pugung, kemudian juga dikuatkan alat bukti dan saksi-saksi terkait kasus pencabulan terhadap korbannya RN (17) warga Kecamatan Pugung, Tanggamus.

Selanjutnya ketiga tersangka ditangkap pada hari Minggu (1/12/19) namun jam bebeda, yakni IR dan TL
pukul 04.00 Wib. Sementara AN pada pukul 16.00 Wib.

Adapun dalam kejahatan itu, para tersangka melakukan pencabulan berbeda-beda, dimana kedua pelaku IR dan TL, melakukan persetubuhan dengan berpura-pura hendak mengantarkan pulang setelah menonton pasar malam di Pekon Sumanda, Pugung pada Rabu tanggal 27 November 2019 pukul 22.00 WIB.

Kemudian tersangka AN melakukan pencabulan sebanyak dua kali setelah AN mengenal korban melalui jejaring Facebook selama 3 bulan. Terakhir pada Rabu tanggal 19 November 2019 sekira jam 14.00 WIB.

Bahkan terakhir kali AN mengiming-imingi korban dengan memberikan buah mangga dan melakukan pencabulan di rumah tersangka.

Atas perbuatannya para tersangja dijerat Pasal 76E Undang-Undang RI No.35 Th 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang, Nomor 23 Th 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Psl 82 Ayat (1) UU RI Nomor 17 Th 2016 Tentang Perubahan kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

“Ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.(+)

Sazili/Red

 184 total views,  2 views today

Share

About NEWSTKPTV.COM

Check Also

Menyalakan Seribu Lilin FPII Lampung Berharap Pembunuh Demas Laera Segera Terungkap

Bandar Lampung ,- Lebih dari seratus orang jurnalis yang tergabung di Forum Pers Independent Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *