Home / BERITA POTO / Pj Kepala Pekon Tengor Kecamatan Cukuh Balak diduga Mark Up Anggaran Dena Desa

Pj Kepala Pekon Tengor Kecamatan Cukuh Balak diduga Mark Up Anggaran Dena Desa

Tanggamus — Tumpang tindih jabatan, menjadi akar masalah tranfaransi dan kebijakan pengelolaan semua kegiatan fisik Dan non fisik yang ada di Pekon Tengokh Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus. Sabtu 11/1/2020.

Menurut masyarakat Pekon Tengor Kecamatan Cukuh Balak Kab Tanggamus kepada Awak Mefia mengatakan, segala kegiatan pekon khususnya realisasi pekerjaan fisik, kami tidak tahu karena tidak ada pemberitahuan, jelasnya.

Ia mengatakan, Penjabat Kepala Pekon Siddik yang juga warga setempat, saat saya tanya ia juga tidak tau. “Saya tidak tau, karena belum ada laporan dari mereka, ucapnya menirukan. Masih menurutnya, Bumdes di pekon ini diangarkan Rp 110.000.000. Untuk pembelian 10 tarup dan 1 pangung, oleh ketua bumdes dibelikan tarup bekas yang sudah berkarat dan banyan yang patah sambungannya, jelasnya.

Diwaktu yang sama, mantan ketua BHP Sayumi menjelaskan, untuk realisasi pengadaan 10 unit tarup dan 1 unit pangung, memang pernah saya pertanyakan kepada PJ Siddik, kenapa dibelikan barang bekas yang sudah banyak rusaknya, ukurannya juga gak sama dengan tarup pada umumnya, ukurannya 3×6 atap terpal, sementara edialnya ukuran 4×6 dan atap seng, keluhnya.

Menurutnya, PJ sudah saya wanti-wanti agar berhati-hati dalam bertindak, kalau perlu dana 40% sisanya disilpakan saja. Sementara untuk pengadaan lampu jalan sebanyak 250 titik, tidak pernah berkordinasi dengan BHP saat itu, jadi untuk pengadaannya, BHP sama sekali tidak tau, dan diluar pengawasan kami katanya.

Ia menambahkan, disini ada program Pamsimas, BHP juga tidak tau, karena tidal ada koordinasi dari ketua KKMnya, yang juga sama dengan Ketua Bumdes dan Ketua TPK yaitu Misra. “Saya mendukung kalau saudara-saudara mau mengusut untuk mencari kebenarannya, harapnya.

Ditempat waktu dan tempat yang sama, Penjabat Kepala Pekon Tengokh, Siddik kepada tim KWI menjelaskan, Tumpang tindih jabatan, Misra sebagai Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) juga sebagai Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Dana Desa. Ia juga sebagai Ketua KKM Pamsimas 3 Pekon Tengor, memang sebelumnya sudah saya peringatkan, tapi karena semuanya sudah menjadi keputusan Kepala Pekon sebelumnya, jadi saya gak bisa berbuat apa-apa, ucap siddik.

“Untuk segala kegiatan semua tidak ada laporan sama sekali, baru kemarin setelah saya langsung menanyakan kepada saudara Misra, karena mau laporan ahir tahun hari ini, Selasa 31/12/2019, hari ini Pekon Tengor belum membuat laporan ke-Kecamatan, yang seharusnya sudah ada laporan tertulisnya, kata Siddik.

Masih menurut Siddik, Bumdes memang diangarkan Rp 110. juta untuk pengadaan 10 unit tarup dan 1 unit pangung. Kalau realisasinya tidak sesuai dengan angarannya saya tidak tau, karena saya hanya meneruskan, juga pengadaan 250 unit lampu jalan yang diangarkan Rp 600.000/unit, dengan rincian 550.000 untuk lampu dan tiang, 50.000 untuk upah/unit, sementara Pamsimas saya tidak tau, laporan aja saya yang minta, jelas Pj Siddik.

Dilain pihak, Camat Cukuh Balak, Mahpus saat dikonfirmasi via sambungan telepon mengatakan, tim kami sudah turun melakukan monitoring, kami hanya sebatas mengkroscek secara administrasi saja, tidak pada kejangalan dilapangan jelasnya.

“Kewenangan kami hanya pada pembinaan, selebihnya kewenangan Inspektorat, kalaupun pihak media ada temuan seperti itu, saya ucapkan terima kasih, nanti akan kami evaluwasi,” kata Mahpus.

Penulis : Zili

Editor : Zainuddin/Red

 1,471 total views,  1 views today

Share

About NEWSTKPTV.COM

Check Also

Menyalakan Seribu Lilin FPII Lampung Berharap Pembunuh Demas Laera Segera Terungkap

Bandar Lampung ,- Lebih dari seratus orang jurnalis yang tergabung di Forum Pers Independent Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *