Home / BERITA POTO / Hasil Panen Menurun, Kebun Karet Petani Tubaba Sebagian Diliburkan

Hasil Panen Menurun, Kebun Karet Petani Tubaba Sebagian Diliburkan

Lampung Tubaba-Rendahnya hasil pengelolaan Kebun, merupakan hal yang dikeluhan oleh sebagian Petani Karet di Tulangbawang Barat (Tubaba). Hal tersebut belakangan makin diperparah dengan kondisi rendahnya harga jual, hingga pemeliharaan Kebun Karet dihentikan untuk sementara.

Jidan dan rekanya sesama Petani Karet Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulangbawang tengah, Kabupaten Tubaba, saat ditemui di kediamanya Selasa, (28/1/2020), mengeluhkan sulitnya mencari pekerjaan karna usaha Kebun Karet setempat banyak yang diliburkan.

Menurut mereka sebagian Petani Karet Penumangan saat ini, lebih meliburkan Penyadapan Karet karna rendahnya harga jual. Dan hal tersebut menjadikan Petani Karet merugi karna biaya Pemiliharaan yang hampir tidak dapat tertutupi.

“Susah nyari kerja ini mas, Kebun Karet tempat kita pada banyak yang dilurin. Ya gimana gak gitu, hasil getah yang lagi menurun ditambah lagi harga jualnya juga anjlok. Untuk harga jual di pengepul kita disini kisaran Rp.3.000,- sampai Rp.4.000,- perkilogramnya”, tutur Jidan.

Hal tersebut dibenarkan pula oleh Rama, petani yang juga memiliki sebidang Kebun Karet di Penumangan. Dirinyapun mengaku lebih memilih untuk meliburkan Kebunnya. Hal tersebut dikarnakan dari hasil tidak mampu menutupi biaya pemeliharaan Kebun Karetnya.

“Untuk 1/2 hektare punya saya ini, dua hari sekali hasil jualnya dikisaran Rp.70.000,- sampai Rp.80.000,-, dan itu sebagianya kita bagi lagi dengan pekerja. Sedangkan untuk biaya perawatan mulai dari Pupuk, Pestisida, hingga Peralatan Sadap, itu sekitar Rp.1 juta per bulan. Jadinya ya kita liburkan dulu karna rugi dimasa produksi, dengan inkam usahanya”, sambung Rama. (+)

Sumber : Media Fatner Sbuai.com

Editor : Zainuddin/Red

 340 total views,  1 views today

Share

About NEWSTKPTV.COM

Check Also

Menyalakan Seribu Lilin FPII Lampung Berharap Pembunuh Demas Laera Segera Terungkap

Bandar Lampung ,- Lebih dari seratus orang jurnalis yang tergabung di Forum Pers Independent Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *